FluconazoleCAS:86386-73-4
Aktivitas Antijamur Spektrum Luas: Fluconazole menunjukkan efektivitas antijamur yang ekstensif terhadap infeksi jamur sistemik dan superfisial, sehingga cocok untuk berbagai aplikasi terapeutik.
Inhibisi Enzim Selektif:Senyawa ini secara selektif menargetkan lanosterol 14α-demetilase yang bergantung pada sitokrom P-450 jamur, sehingga mengganggu biosintesis ergosterol—sebuah proses yang penting untuk menjaga integritas struktural membran sel jamur.
Interferensi Biosintesis Ergosterol: Dengan menekan langkah-langkah enzimatis utama dalam sintesis sterol jamur, Fluconazole secara efektif mengurangi stabilitas membran dan menurunkan kemampuan kelangsungan hidup jamur.
Keandalan Klinis:Berkat mekanisme kerjanya yang terarah dan efektivitas terapeutiknya yang konsisten, Fluconazole telah menjadi obat lini pertama yang mapan untuk pengelolaan infeksi jamur.
Flukonazol,agen antijamur kelas triazol yang awalnya dikembangkan oleh Pfizer, memiliki aktivitas spektrum luas terhadap infeksi jamur sistemik. Obat ini memberikan efek terapeutiknya melalui penghambatan selektif terhadap enzim-enzim yang bergantung pada sitokrom P-450 jamur—terutama lanosterol 14-α-demetilase—sehingga mengganggu biosintesis ergosterol, sebuah proses yang sangat penting untuk menjaga integritas struktural membran sel jamur.
Sifat Farmakologis
Aktivitas Antijamur Spektrum Luas: Fluconazole menunjukkan efektivitas antijamur yang ekstensif terhadap infeksi jamur sistemik dan superfisial, sehingga cocok untuk berbagai aplikasi terapeutik.
Inhibisi Enzim Selektif: Senyawa ini secara selektif menargetkan lanosterol 14α-demetilase yang bergantung pada sitokrom P-450 pada jamur, menghambat biosintesis ergosterol—proses penting untuk stabilitas membran sel jamur.
Penekanan Sintesis Sterol: Dengan menghambat langkah-langkah enzimatis utama dalam metabolisme sterol jamur, Fluconazole semakin meningkatkan potensi antijamurnya dan mengurangi kelangsungan hidup jamur.
Keandalan Klinis: Berkat mekanisme kerjanya yang terarah dan kinerja terapeutiknya yang konsisten, Fluconazole telah menjadi agen yang terbukti secara klinis efektif untuk pengelolaan berbagai patologi jamur.
Parameter Fisik & Kimia Utama
|
Parameter
|
Detail
|
|
Titik Leleh
|
138-140 ° C
|
|
Titik Didih
|
579.8±60.0 ° C (Diprediksi)
|
|
Kepadatan
|
1.05
|
|
Titik Nyala (Fp)
|
9 ℃
|
|
Suhu Penyimpanan
|
2-8 ° C
|
|
Kelarutan
|
DMSO: 5 mg/mL; Kelarutan dalam Air: 1g/L (suhu tidak disebutkan)
|
|
Formulir
|
Padat
|
|
pKa
|
1.76±0.1 (H₂O, t=24, I=0.1(NaCl)) (Tidak pasti)
|
|
Warna
|
Putih hingga Putih Pucat
|
|
Indeks Merck
|
144122
|
|
Kelas BCS
|
1, 3
|
|
InChI
|
InChI=1S/C13H12F2N6O/c14-10-1-2-11(12(15)3-10)13(22,4-20-8-16-6-18-20)5-21-9-17-7-19-21/h1-3,6-9,22H,4-5H2
|
|
InChIKey
|
RFHAOTPXVQNOHP-UHFFFAOYSA-N
|
|
SILINGAN MUKA
|
C1(C=CC(F)=CC=1F)C(O)(CN1N=CN=C1)CN1N=CN=C1
|
|
Referensi Basis Data CAS
|
86386-73-4
|
Informasi Keselamatan
Kode Bahaya: Xn, Xi, T, F
Pernyataan Risiko: 22-36/37/38-20/21/22-39/23/24/25-23/24/25-11
Pernyataan Keselamatan: 26-36-36/37/39-24/25-45-36/37-16-7
RIDADR: UN1230 - kelas 3 - PG 2 - Metanol, larutan
WGK Jerman: 3
RTECS: XZ4810000
Kode HS: 29336990
Data Bahan Berbahaya: 86386-73-4 (Data Bahan Berbahaya)




