Kobalt Karbonat CAS:513-79-1
Kobalt(II) karbonat (CoCO₃) adalah zat padat berwarna kemerahan dan bersifat paramagnetik yang berfungsi sebagai zat perantara dalam ekstraksi hidrometalurgi kobalt dari bijih. Ini berfungsi sebagai pigmen anorganik dan juga sebagai prekursor untuk sintesis katalis. Ditemukan secara alami sebagai mineral langka spherocobaltite (yang memiliki warna merah ke merah muda), mineral ini umumnya diproduksi secara industri dengan cara mengendapkan larutan kobalt sulfat dengan natrium bikarbonat.
| Kategori | Spesifikasi & Detail |
| Nomor CAS | 513-79-1 |
| Sifat Fisik | - Penampilan: Bubuk berwarna merah muda - Titik Leleh: Terurai (tidak ada titik leleh tetap) - Densitas: 4,13 g/mL pada suhu 25°C ° C (artinya) Berat Jenis: 4,13 |
| Kelarutan | - Kelarutan dalam air: Tidak larut dalam air, alkohol, dan metil asetat - Tidak larut dalam etanol - pKsp: 12,84 |
| Penyimpanan & Stabilitas | - Kondisi Penyimpanan: 2–8 ° C, di bawah gas inert (nitrogen/argon) - Stabilitas: Sensitif terhadap udara; tidak kompatibel dengan agen pengoksidasi kuat |
| Data Penting Lainnya | - Tekanan Uap: 0 Pa pada 20 ° Batas Paparan C (ACGIH): TWA 0,02 mg/m³- Indeks Merck: 14,2436 |
| Kode Bahaya | Xn |
| Pernyataan Risiko | 22-36/37/38-40-43 |
| Pernyataan Keselamatan | 26-36/37 |
| WGK Jerman | 3 |
| TSCA | Ya |
| KelasBahaya | 9 |
| Kode HS | 28369930 |
| Data Bahan Berbahaya | Kobalt(II) karbonat (513-79-1) |
Kobalt(II) karbonat terdapat secara alami sebagai mineral sphaerocobaltite dan memiliki berbagai kegunaan industri. Digunakan dalam pembuatan keramik, berfungsi sebagai dasar untuk pigmen berbasis kobalt, bertindak sebagai katalis dalam reaksi kimia, dan berfungsi sebagai indikator suhu. Selain itu, ia merupakan bahan awal untuk berbagai garam kobalt(II) dan digunakan dalam suplemen pakan ternak untuk meningkatkan nilai nutrisi hijauan bagi hewan ternak.




