Kalium karbonat CAS:584-08-7
Kalium karbonat (K₂CO₃)Juga dikenal sebagai potash atau abu mutiara, berbentuk bubuk putih yang bersifat higroskopis atau padatan kristal tak berwarna dengan rasa asin yang khas. Ia mudah larut dalam air membentuk larutan yang sangat basa, namun tetap tidak larut dalam pelarut organik seperti etanol.
Parameter
| Kategori | Spesifikasi & Detail |
| Nomor CAS | 584-08-7 |
| Sifat Fisik | - Penampilan: Bubuk berwarna kuning, tidak berbau - Titik Leleh: 891 ° C (artinya) )- Titik Didih: Terurai- Densitas: 2,43 g/mL (25 ° C)- Kepadatan Curah: 750 kg/m³- Berat Jenis: 2,29 |
| Kelarutan & pH | Kelarutan dalam Air: 1120 g/L (20 ° C); membentuk larutan bening dan tidak berwarna (1 M pada suhu 20 ° C)- pKa: 10,33 (20 ° C)- pH (larutan berair): 10,52 (1 mM), 11 (10 mM), 11,36 (100 mM) |
| Penyimpanan & Stabilitas | - Suhu Penyimpanan: +5 ° C hingga +30 ° C- Higroskopis (peka terhadap kelembapan) - Stabilitas: Stabil dalam kondisi normal; tidak kompatibel dengan kelembapan, asam, magnesium bromin trifluorida/triklorida |
| Data Penting Lainnya | - Penyerapan UV (λmax): 260 nm (Amax 0.03); 280 nm (Amax 0.02) - Konstanta Dielektrik: 5.6 (16.0) ° C)- Indeks Merck: 14,7619 |
Informasi Keselamatan
| Kategori | Detail Utama |
| Klasifikasi Bahaya | Kode Bahaya: Berbahaya (Xn)- WGK (Jerman): Bahaya air kelas 1 |
| Pernyataan Risiko & Keamanan | - Kode Risiko: 22-36/37/38-20/21/22- Kode Keamanan: 26-36-37/39 |
| Informasi Transportasi | UN 3262, Kelompok Pengemasan III |
| Peraturan & Referensi | - RTECS: TS7750000- Terdaftar TSCA: Ya- Kode HS: 28364000 |
| Data Toksisitas | LD50 oral (Tikus): 1,87 g/kg |
Kalium karbonat banyak digunakan sebagai bahan tambahan utama dalam pembuatan kaca optik, membantu meningkatkan transparansi, kekuatan mekanis, dan sifat refraksi. Ini juga berfungsi sebagai fluks pada elektroda pengelasan, memastikan kinerja busur yang stabil selama proses pengelasan. Dalam pewarnaan tekstil, ia berfungsi sebagai agen pereduksi dalam pewarnaan vat dan agen anti-pemutih dalam proses pewarnaan es. Selain itu, ia secara efektif menyerap karbon dioksida dan hidrogen sulfida, dan ketika dikombinasikan dengan natrium karbonat, membentuk komponen aktif dalam alat pemadam api bubuk kering.




