Tembaga(II) Sulfat Pentahidrat CAS:7758-99-8
Kelarutan Tinggi dalam Air:Cepat larut dalam air sehingga mudah diintegrasikan ke dalam proses dan formulasi berbasis air.
Bentuk Kristal yang Stabil:Struktur kristalin yang konsisten memastikan penyimpanan, penanganan, dan pemberian dosis yang dapat diandalkan.
Aksi Biosidal yang Luas:Efektif melawan jamur, bakteri, dan alga untuk digunakan dalam pertanian dan pengolahan air.
Kelas Industri Serbaguna:Bahan baku ideal untuk garam tembaga, larutan elektroplating, pigmen, dan katalis.
Kemurnian Terkendali:Kualitas yang konsisten memberikan hasil yang dapat diprediksi di berbagai aplikasi laboratorium, farmasi, dan industri.
Detail Produk
Parameter
| Titik lebur | 110 ° C (Desember)(secara harfiah) |
| Kepadatan | 2.284 |
| tekanan uap | 7,3 mm Hg (25 ° C |
| indeks refraksi | 1.537 |
| suhu penyimpanan | Simpan pada suhu +5 ° C hingga +30 ° C. |
| kelarutan | 320 g/L (20 ° C |
| bentuk | Padat |
| warna | kristal biru halus |
| Berat Jenis | 2.284 |
| Bau | Kristal biru. atau kristal. Gran. atau bubuk, tidak berbau |
| PH | 3.5-4.5 (25 ℃ , 50mg/mL dalam H2O |
| Kelarutan dalam Air | 320 g/L (20 ºC) |
| Merck | 14,2653 |
| Batasan paparan | ACGIH: TWA 1 mg/m3 NIOSH: IDLH 100 mg/m3; TWA 1 mg/m3 |
| Referensi Basis Data CAS | 7758-99-8 (Referensi Basis Data CAS) |
| Sistem Pendaftaran Zat EPA | Tembaga sulfat pentahidrat (7758-99-8) |
Informasi Keselamatan
| Parameter Keamanan | Detail |
| Kode Klasifikasi Bahaya | Xn (Berbahaya), N (Membahayakan Lingkungan), Xi (Mengiritasi) |
| Frasa Risiko | 22-36/38-50/53-52/53-36-36/37/38-20/21/22-51/53 |
| Frasa Keselamatan | 22-60-61-26-36 |
| Klasifikasi Transportasi PBB | UN 3288 (Kelas 6.1, Kelompok Pengemasan III) |
| Kelas Bahaya Air Jerman (WGK) | 2 (Bahaya Air) |
| Nomor RTECS | GL89000000 |
| Status Inventaris TSCA | Tercatat (Ya) |
| Kelas Bahaya | 6.1 (Zat Beracun) |
| Grup Pengepakan | III |
| Kode HS | 28332500 |
| Daftar Bahan Berbahaya | CAS 7758-99-8 (Entri Basis Data Bahan Berbahaya) |
| Toksisitas Akut (Oral, LD₅₀ Tikus) | 960 mg/kg (data Smyth) |
Penggunaannya lebih luas lagi: digunakan sebagai bahan tambahan dalam pakan dan pupuk, bahan dalam campuran insektisida, dan bahan dasar untuk memproduksi garam berbasis tembaga lainnya. Ia juga memainkan peran penting dalam pewarnaan tekstil sebagai mordan, dalam sintesis pewarna azo sebagai reagen, dan sebagai pengawet kulit, agen pemroses dalam pengawetan kulit, serta sebagai bahan pelindung untuk produk kayu.




