Stannous Octoate (Timah(II) 2-etilheksanoat) CAS No.: 301-10-0
Stannous Octoate (Timah(II) 2-etilheksanoat, CAS 301-10-0)Timah(II) adalah cairan kental berwarna kuning muda hingga kuning tua dengan rumus C₁₆H₃₀O₄Sn, tidak larut dalam air tetapi larut dalam pelarut organik seperti poliol dan eter petroleum. Nilai utamanya adalah sebagai katalis pembentuk gel yang sangat efisien dalam produksi busa poliuretan fleksibel (misalnya, kasur, furnitur, jok mobil) dan juga banyak digunakan dalam pelapis poliuretan, perekat, sealant, dan elastomer. Ia juga mengkatalisis pengerasan karet silikon dan sistem epoksi tertentu pada suhu ruang. Sebagai senyawa timah(II), ia sensitif terhadap kelembapan dan oksidasi udara, sehingga memerlukan penyimpanan di bawah nitrogen atau kondisi kering untuk mempertahankan aktivitas katalitiknya.
1. Ikhtisar
Stannous Octoate adalah cairan kental berwarna kuning muda hingga kuning tua dan merupakan katalis gelasi standar industri untuk sistem poliuretan (PU). Senyawa ini secara selektif mempercepat reaksi antara poliol dan isosianat, sehingga sangat penting untuk memproduksi busa fleksibel PU, elastomer, pelapis, perekat, dan karet silikon RTV.
2. Fitur Utama
Selektivitas Tinggi – Mendorong pembentukan gel (OH-NCO) dibandingkan pembentukan gelembung (air-NCO), sehingga mengurangi gas CO₂ yang tidak diinginkan.
Tingkat Reaksi Cepat – Secara signifikan mempersingkat waktu pelepasan cetakan dan siklus produksi.
Volatilitas Rendah – Titik nyala tinggi (>110°C) memastikan pemrosesan yang lebih aman.
Larut – Dapat bercampur dengan sebagian besar poliol dan pelarut organik; tidak larut dalam air.
Hemat Biaya – Aktivitas katalitik lebih tinggi daripada DBTDL dengan biaya lebih rendah.
3. Spesifikasi Utama
| Parameter | Nilai Khas | Penjelasan |
|---|---|---|
| Penampilan | Cairan berwarna kuning muda hingga kuning tua | Gelap menunjukkan oksidasi/degradasi. |
| Pengujian (Kemurnian) | ≥92,5% – >98% | Kemurnian yang lebih tinggi memastikan katalisis yang konsisten. |
| Kandungan Timah (Sn) | ≥28,0% | Mengukur konsentrasi logam aktif. |
| Kandungan Timah (Sn²⁺) | ≥27,25% | Sn²⁺ adalah spesies katalitik aktif. |
| Viskositas (25°C) | ≤380 cP | Viskositas rendah untuk penanganan yang mudah. |
| Kepadatan (25°C) | 1,25 – 1,27 g/mL | Lebih berat dari air. |
| Indeks Bias | ~1.492 | Indikator kualitas. |
| Kadar air | ≤0,1 – 0,3% | Kritis – mudah terhidrolisis. |
4. Aplikasi
| Daerah | Kegunaan Khusus | Dosis Khas |
|---|---|---|
| Busa Fleksibel PU | Kasur, furnitur, jok mobil | 0,1 – 0,3% (tergantung indeks busa) |
| KASUS PU | Pelapis, Perekat, Bahan Penyegel, Elastomer | 0,05 – 0,2% |
| Karet Silikon RTV | Katalis pengerasan vulkanisasi suhu ruangan | 0,1 – 1,0% |
| Kulit Sintetis | Proses basah/kering, mengontrol struktur pori. | 0,05 – 0,2% |
| Lapisan Tahan Air | Bahan perekat konstruksi, pelapis atap | 0,1 – 0,3% |
| Resin Poliester | Pengeringan poliester tak jenuh | Sesuai kebutuhan |
5. Perbandingan Nilai
| Nilai | Kemurnian | Kandungan Timah | Viskositas | Penggunaan Khas |
|---|---|---|---|---|
| Standar Industri | ≥92,5% | ≥28,0% | ≤380 cP | Busa PU umum, elastomer |
| Kemurnian Tinggi | ≥98% | ≥28,5% | ≤300 cP | Medis, elektronik, transparansi tinggi |
| Viskositas Rendah | ≥95% | ≥27,5% | ≤200 cP | Aplikasi semprot, dingin busa pengeringan |
6. Panduan Membeli
Pilih berdasarkan aplikasi:
Busa slabstock fleksibel → Kelas standar, kandungan Sn²⁺ yang konsisten.
Busa berdaya tahan tinggi (HR) → Kemurnian tinggi, kadar air rendah.
Aplikasi medis/sensitif → Kemurnian tinggi, memerlukan spesifikasi logam residu rendah.
Penyimpanan & penanganan:
Sangat sensitif terhadap kelembapan – terhidrolisis menjadi Sn(IV) yang tidak aktif.
Simpan di tempat yang sejuk dan kering (<30°C), tertutup rapat di bawah N₂ jika memungkinkan.
Masa simpan: 6–12 bulan (lebih pendek jika sudah dibuka).
Tidak berbahaya untuk transportasi (tidak diatur).
Keamanan & toksisitas:
GHS: Bahaya – H318 (Kerusakan mata), H360 (Toksisitas reproduksi), H317 (Alergi kulit).
Gunakan APD (sarung tangan, kacamata pelindung, sungkup asap).
Hindari pelepasan ke lingkungan (H412 – beracun bagi kehidupan akuatik).
7. Pertanyaan yang Sering Diajukan
T: Stannous Octoate vs. Dibutyltin Dilaurate (DBTDL)?
A: Stannous Octoate – pembentukan gel lebih cepat, biaya lebih rendah, kurang beracun, tetapi sensitif terhadap kelembapan. DBTDL – lebih lambat, lebih stabil, toksisitas lebih tinggi. T-9 lebih disukai untuk busa; DBTDL untuk pelapis.
T: Mengapa katalis saya menjadi keruh atau membentuk endapan?
A: Hidrolisis akibat paparan kelembapan. Sn²⁺ aktif teroksidasi menjadi Sn(IV) tidak aktif. Buang bahan yang terdegradasi.
8. Pengiriman & Layanan
Kemasan: Drum HDPE 25 kg, drum baja 200 kg, IBC 1000 kg
Waktu tunggu: Stok: 3–5 hari; pesanan dalam jumlah besar: 2–3 minggu
Dokumentasi: CoA (kandungan timah, Sn²⁺, viskositas, air), MSDS, TDS
Sertifikasi: ISO 9001 (bervariasi tergantung pemasok)
Pengiriman: Tidak diklasifikasikan sebagai barang berbahaya (UN 3082 untuk bahaya lingkungan di beberapa wilayah – periksa peraturan setempat)



