Poli(propilena glikol) bis(2-aminopropil eter)
Reaktivitas Tinggi:Dengan gugus amina terminal yang sangat reaktif, produk ini memberikan peningkatan yang signifikan pada kinerja keseluruhan dalam berbagai aplikasi.
Kegunaan Luas:Bahan ini banyak digunakan dalam pencetakan injeksi poliuretan, penyemprotan poliurea, sistem pengerasan epoksi, dan juga bertindak sebagai penangkap yang efektif dalam penyulingan bensin.
Rantai Polieter Fleksibel:Struktur polieter yang lembut dan fleksibel sangat meningkatkan fleksibilitas dan kompatibilitas material selama produksi dan pemrosesan.
Kelarutan dalam air:Senyawa ini mudah larut dalam air (100 g/L pada suhu 20°C), sehingga mendukung penggunaannya dalam berbagai formulasi berbasis air dan aplikasi kimia industri.
Polieter Berakhir Amina (ATPE)ATPE mengacu pada sekelompok senyawa turunan poliolefin yang memiliki kerangka polieter fleksibel yang ditutup dengan gugus fungsional amina primer atau sekunder. Integrasi kerangka polieter lunak bersama dengan reaktivitas tinggi atom hidrogen pada amina terminal memberikan ATPE manfaat yang signifikan dibandingkan produk polieter tradisional, terutama di bidang manufaktur material berkinerja tinggi. Bagian amina ini memainkan peran kunci dalam meningkatkan kinerja keseluruhan dan sifat fungsional material baru yang canggih.
Zat-zat ini banyak digunakan dalam pencetakan injeksi reaktif poliuretan, sistem poliurea semprot, aplikasi pengerasan epoksi, dan sebagai agen pembersih dalam pengolahan bensin. Karakteristik multifungsi ATPE memungkinkan penerapannya di berbagai sektor industri yang membutuhkan kinerja material yang disesuaikan.
Sifat Kimia Poli(propilena glikol) bis(2-aminopropil eter)
| Titik leleh | -29 °C |
| Titik didih | 232℃ [pada 101.325 Pa] |
| kepadatan | 0,997 g/mL pada 25 °C |
| tekanan uap | 90 Pa pada 20℃ |
| indeks bias | n20/D 1.452 |
| RTECS | TR3702500 |
| Fp | >230 °F |
| pka | 9.3[pada 20 ℃] |
| membentuk | Cairan |
| warna | Kuning muda |
| Bau | Bau seperti amina |
| Kelarutan dalam Air | 100 g/L pada 20℃ |
| LogP | 1,34 pada suhu 25℃ |
| Sistem Registri Zat EPA | Polipropilen glikol bis(aminopropil) eter (9046-10-0) |
Informasi Keselamatan
| Kode Bahaya | C,Xi |
| Pernyataan Risiko | 34-21/22-41-37/38-52/53-22 |
| Pernyataan Keselamatan | 26-39-45-36/37/39-61 |
| RIDADR | UN 2922 8/PG 3 |
| WGK Jerman | 3 |
| F | 10-23 |
| TSCA | Ya |
| Kelas Bahaya | 8 |
| Grup Pengemasan | II |
| Toksisitas | LD50 oral pada tikus: 242 mg/kg |




