Tetrabutilamonium Iodida (TBAI) CAS : 311-28-4
Tetrabutilamonium iodida (TBAI, CAS 311-28-4)adalah bubuk kristal berwarna putih hingga krem dengan rumus C₁₆H₃₆IN. Ini adalah garam amonium kuaterner yang larut dalam air dan pelarut organik polar, serta menunjukkan sifat higroskopis dan sensitif terhadap cahaya. Nilai utamanya dalam penelitian dan industri adalah sebagai katalis transfer fase (PTC) yang sangat efisien dalam sintesis organik, di mana ia memfasilitasi reaksi antara fase air dan organik untuk produksi ester, eter, dan senyawa lainnya. Selain itu, ia digunakan sebagai sumber ion iodida dalam reaksi substitusi nukleofilik, sebagai elektrolit pendukung dalam elektrokimia, dan sebagai pereaksi pasangan ion dalam kimia analitik.
1. Ikhtisar
Tetrabutylammonium Iodide adalah garam amonium kuaterner yang banyak digunakan sebagai katalis transfer fasa dan sumber ion iodida. Tampak sebagai bubuk kristal putih hingga putih pucat, sangat larut dalam pelarut organik. Iodida penangkal memberikan reaktivitas yang unik, menjadikan TBAI sangat berharga dalam sintesis organik, khususnya untuk reaksi iodinasi dan sebagai aktivator zat pereduksi.
2. Fitur Utama
Katalis Transfer Fase: Sangat baik untuk substitusi nukleofilik, alkilasi, dan reaksi dua fase lainnya.
Sumber Iodida: Menyediakan ion I⁻ nukleofilik untuk reaksi SN2, pertukaran halogen (reaksi Finkelstein), dan iodinasi.
Kemurnian Tinggi: Tersedia dalam tingkatan ≥98% hingga ≥99% untuk aplikasi penelitian dan industri.
Kelarutan yang baik: Larut dalam pelarut organik polar (aseton, asetonitril, DCM, DMF) dan cukup larut dalam air.
Stabilitas Termal: Stabil hingga ~200°C, cocok untuk reaksi suhu tinggi.
3. Spesifikasi Utama Beserta Penjelasannya
| Parameter | Nilai Khas | Penjelasan |
|---|---|---|
| Penampilan | Kristal/bubuk berwarna putih hingga putih kekuningan | Menunjukkan kemurnian; warna kuning/cokelat mengindikasikan pelepasan yodium atau degradasi. |
| Pengujian (Kemurnian) | ≥98,0% – ≥99,0% | Kemurnian yang lebih tinggi memastikan aktivitas katalitik yang konsisten dan profil reaksi yang bersih. |
| Berat Molekul | 369,37 g/mol | Penting untuk perhitungan molar yang tepat. |
| Titik lebur | 145–148°C | Rentang yang sempit menunjukkan kristalinitas dan kemurnian yang tinggi. |
| Kehilangan Berat Akibat Pengeringan | ≤0,5% | Kelembapan rendah penting untuk reaksi yang sensitif terhadap kelembapan. |
| Residu pada Pembakaran | ≤0,1% | Kandungan pengotor anorganik rendah. |
| Kelarutan | Larut dalam aseton, ACN, DCM, DMF | Memungkinkan penggunaan dalam berbagai media reaksi organik. |
4. Aplikasi
| Area Aplikasi | Kegunaan Khusus |
|---|---|
| Sintesis Organik | Katalis transfer fase untuk alkilasi, reaksi SN2, pertukaran halogen Finkelstein. |
| Reaksi Penggabungan Silang | Ko-katalis atau aditif dalam reaksi penggandengan yang dikatalisis paladium (Suzuki, Heck, Sonogashira). |
| Iodinasi | Sumber iodida untuk memasukkan yodium ke dalam molekul organik. |
| Kimia Polimer | Katalis dalam reaksi polimerisasi dan modifikasi polimer. |
| Elektrokimia | Elektrolit pendukung untuk studi elektrokimia. |
| Sel Surya Sensitif Pewarna (DSSCs) | Komponen dalam formulasi elektrolit. |
5. Perbandingan Nilai
| Nilai | Kemurnian | Penggunaan Khas |
|---|---|---|
| Kelas Penelitian | ≥97% | Sintesis organik umum, penelitian akademis. |
| Kemurnian Tinggi | ≥98,0% | Katalisis transfer fase, reaksi penggandengan silang. |
| Kelas ACS | ≥99,0% | Aplikasi analitik, zat perantara farmasi, sintesis sensitif. |
6. Panduan Membeli
Pilih Tingkat Kelas berdasarkan Aplikasi:
Sintesis rutin → ≥97% kualitas penelitian hemat biaya.
Reaksi penggandengan silang → ≥98% memastikan hasil yang konsisten.
Farmasi/analitis → Diperlukan nilai ACS ≥99%.
Kondisi Penyimpanan:
Sensitif terhadap cahaya – simpan dalam botol berwarna gelap atau cokelat.
Higroskopis – menyerap kelembapan; simpan dalam wadah tertutup rapat.
Simpan di tempat sejuk dan kering (suhu 2–8°C disarankan untuk penyimpanan jangka panjang).
Pemeriksaan Kualitas:
Periksa penampilannya – seharusnya berwarna putih hingga putih kekuningan. Warna kuning/coklat menunjukkan pelepasan I₂ akibat degradasi.
Mintalah CoA (Copy Analysis) untuk memverifikasi kemurnian dan titik leleh.
7. Pertanyaan Umum
T: Apa perbedaan TBAI dengan TBAB atau TBAHS?
A: Kation penyeimbang yang berbeda. TBAI memiliki I⁻ (iodida) – nukleofil yang baik; TBAB memiliki Br⁻ (bromida); TBAHS memiliki HSO₄⁻ (asam). TBAI lebih disukai untuk reaksi iodinasi dan Finkelstein.
T: Mengapa TBAI saya tampak agak kekuningan?
A: Garam iodida dapat melepaskan sejumlah kecil yodium (I₂) jika terpapar cahaya, udara, atau panas dalam waktu lama. Sedikit menguning adalah hal biasa, tetapi penggelapan yang signifikan menunjukkan degradasi. Simpan di tempat gelap pada suhu rendah untuk mencegahnya.
T: Apakah TBAI berbahaya?
A: Sedang. GHS: H315 (Iritasi kulit), H319 (Iritasi mata), H335 (Iritasi pernapasan). Gunakan APD (sarung tangan, kacamata pelindung). Hindari zat pengoksidasi kuat.
T: Bagaimana cara menyimpan TBAI?
A: Dalam botol kaca berwarna cokelat (untuk perlindungan dari cahaya), tertutup rapat, di bawah gas inert (argon/nitrogen) jika memungkinkan. Disarankan untuk didinginkan (2–8°C). Hindari kontak dengan oksidator kuat.
T: Dapatkah TBAI digunakan dalam reaksi berair?
A: Ya, tetapi TBAI memiliki kelarutan dalam air yang terbatas (~larut). TBAI bekerja paling baik sebagai PTC dalam sistem biphasik organik-akuatik.
8. Pengiriman, Sertifikasi & Layanan
Kemasan: Botol 25g, 100g, 500g, 1kg; drum 25kg.
Waktu Pengiriman: Barang yang tersedia di stok akan dikirim dalam waktu 3–5 hari kerja.
Dokumentasi: CoA, MSDS, TDS tersedia.
Sertifikasi: Bersertifikasi ISO 9001. Produk memenuhi spesifikasi kemurnian ≥98%.
Rekomendasi Penyimpanan: Setelah diterima, simpan dalam wadah kaca berwarna cokelat, tertutup rapat, pada suhu 2–8°C, terlindung dari cahaya.



