Amonium Bikarbonat CAS : 1066-33-7
Amonium Bikarbonat (NH₄HCO₃)Amonia, yang umumnya dikenal sebagai hartshorn atau amonia bubuk untuk memanggang, adalah senyawa kristal putih. Sifat utamanya adalah dekomposisi termal, yang dengan cepat melepaskan amonia, karbon dioksida, dan uap air saat dipanaskan. Hal ini membuatnya sangat berguna sebagai bahan pengembang dalam industri makanan (misalnya, untuk kue kering, biskuit) dan sebagai pupuk nitrogen yang bekerja cepat di bidang pertanian. Amonia tidak stabil pada suhu ruangan dan harus disimpan dalam wadah tertutup di tempat yang sejuk dan kering.
I. Ikhtisar Karakteristik Dasar
II. Sifat Fisika & Kimia Utama
| Milik | Nilai / Deskripsi |
| Rumus Kimia | NH₄HCO₃ |
| Massa Molar | 79,06 gram/mol |
| Penampilan | Butiran kristal putih atau bubuk halus |
| Bau | Bau amonia yang khas dan menyengat |
| Kepadatan | Sekitar 1,586 g/cm³ (padat) |
| Kelarutan dalam Air (20°C) | ~22 g/100 mL; kelarutan meningkat secara signifikan dengan suhu yang lebih tinggi. |
| pH (larutan berair 1%) | Sekitar 7,8, menunjukkan alkalinitas lemah. |
| Perilaku Termal | Tidak stabil secara termal; mulai terurai pada suhu sekitar 36°C, melepaskan uap NH₃, CO₂ dan H₂O. |
| Reaktivitas Kimia | Bereaksi dengan mudah dengan asam menghasilkan gas CO₂; bereaksi dengan basa kuat melepaskan amonia; mengalami dekomposisi bertahap di udara lembap. |
III. Bidang Aplikasi Utama
Industri Pangan (Aplikasi Inti)
Umumnya dikenal sebagai "amonia untuk memanggang", zat ini berfungsi sebagai bahan pengembang dalam makanan yang dipanggang seperti kue kering dan biskuit. Saat dipanaskan, zat ini terurai menjadi amonia dan gas karbon dioksida, yang menyebabkan adonan mengembang dengan cepat, membentuk tekstur yang ringan dan berpori. Karena semua produk dekomposisi bersifat mudah menguap, zat ini ideal untuk makanan yang dipanggang dengan kadar air rendah dan suhu tinggi di mana tekstur renyah diperlukan.
Pertanian
Digunakan sebagai pupuk nitrogen yang bekerja cepat. Pupuk ini tidak meninggalkan residu asam setelah diaplikasikan dan beradaptasi dengan baik pada berbagai jenis tanah dan tanaman. Untuk meminimalkan kehilangan akibat penguapan amonia, penempatan yang dalam dengan penutup tanah yang tepat sangat disarankan.
Manufaktur Kimia
Berfungsi sebagai bahan baku dasar untuk memproduksi garam-garam amonium lainnya (seperti amonium karbonat dan amonium sulfat), serta karbonat, plastik berbusa, dan produk karet.
Farmasi & Reagen Laboratorium
Berfungsi sebagai bahan baku atau zat perantara dalam sintesis farmasi, dan juga berfungsi sebagai reagen analitik dan penyangga pH dalam aplikasi laboratorium.
Proteksi Kebakaran
Digunakan sebagai komponen dalam beberapa bahan pemadam api bubuk kering.
Kegunaan Industri Lainnya
Diterapkan dalam produksi keramik, penyamakan kulit, pewarnaan tekstil, dan sektor pengolahan lainnya.
IV. Penyimpanan & Penanganan
Kondisi Penyimpanan
Harus disimpan di gudang yang sejuk, kering, dan berventilasi baik. Suhu lingkungan harus dikontrol di bawah 30°C, dan kelembapan relatif dijaga di bawah 75%. Lindungi material dari sinar matahari langsung dan sumber panas setiap saat.
Kemasan
Harus disegel dalam kantong anyaman berlapis plastik atau wadah plastik kedap udara untuk menghindari penyerapan kelembapan dan kontak dengan udara.
Tindakan Pencegahan Penanganan
Operator wajib mengenakan masker debu, kacamata pengaman kimia, dan sarung tangan karet untuk mencegah menghirup debu dan kontak dengan kulit.
Tangani dengan hati-hati selama pengiriman untuk menghindari kerusakan pada kemasan.
Pastikan area kerja dilengkapi dengan ventilasi pembuangan lokal yang efektif untuk mencegah penumpukan uap amonia.
Jangan menyimpan atau mengangkut bersamaan dengan asam kuat, basa kuat, atau bahan yang sensitif terhadap kelembapan.
Manajemen Tumpahan
Gunakan sekop bersih untuk mengumpulkan material yang tumpah ke dalam wadah kering dan tertutup. Bilas lokasi tumpahan secara menyeluruh dengan banyak air; air limbah yang telah diencerkan kemudian dapat dibuang ke sistem air limbah industri sesuai peraturan setempat.




