1. Ikhtisar
DBTDL adalah cairan berminyak kekuningan dan merupakan katalis organotin yang paling banyak digunakan untuk reaksi poliuretan (PU). Senyawa ini sangat efektif untuk mempercepat reaksi antara isosianat dan gugus hidroksil (pembentukan uretan) dan juga digunakan sebagai penstabil dalam pengerasan PVC dan silikon.
2. Fitur Utama
Katalis uretan kuat – mempercepat reaksi poliol + isosianat
Aktivitas selektif – kuat untuk OH/NCO; lemah untuk air/NCO (lebih sedikit gas CO₂)
Serbaguna – digunakan dalam pelapis, perekat, busa, bahan penyegel, dan elastomer.
Kompatibilitas yang baik – larut dalam sebagian besar pelarut organik dan poliol.
Stabilizer PVC – memberikan stabilitas panas pada PVC fleksibel.
3. Spesifikasi Utama
| Parameter | Nilai Khas | Penjelasan |
|---|---|---|
| Penampilan | Cairan berminyak bening kekuningan | Gelap menunjukkan degradasi |
| Pengujian (Kemurnian) | ≥95% – ≥98% | Kemurnian yang lebih tinggi = katalisis yang konsisten |
| Kandungan Timah (Sn) | 18,0 – 19,0% | Mengukur konsentrasi katalis aktif |
| Kepadatan (25°C) | 1,04 – 1,07 g/mL | Mempengaruhi dosis berbasis volume |
| Viskositas (25°C) | 40 – 70 cP | Viskositas rendah, mudah dipompa |
| Kadar air | ≤0,1 – 0,5% | Kadar air rendah sangat penting untuk reaksi uretan. |
| Indeks Bias (n²⁵/D) | 1.468 – 1.473 | Indikator kualitas |
| Asam Laurat Gratis | ≤1,0% | Indikator pengotor |
4. Aplikasi
| Daerah | Kegunaan |
|---|---|
| Poliuretan (Penggunaan Utama) | Pelapis, perekat, bahan penyegel, elastomer (CASE); busa fleksibel dan kaku; insulasi busa semprot |
| Pengolahan PVC | Stabilizer panas untuk PVC fleksibel (film, kabel, selang) |
| Karet Silikon | Katalis pengerasan kondensasi (vulkanisasi suhu ruang) |
| Pelumas | Antioksidan dan aditif anti aus |
| Biosida | Pengawetan kayu (penggunaan terbatas karena pembatasan lingkungan) |
5. Perbandingan Nilai
| Nilai | Kemurnian | Kandungan Timah | Air | Penggunaan Khas |
|---|---|---|---|---|
| Standar Industri | ≥95% | 18,0 – 19,0% | ≤0,5% | Busa PU umum, penstabil PVC |
| Kemurnian Tinggi | ≥98% | 18,5 – 19,0% | ≤0,1% | Aplikasi CASE, perekat |
| Asam Bebas Rendah | ≥96% | 18,0 – 18,5% | ≤0,2% | Formulasi sensitif |
6. Panduan Pembelian
Pilih berdasarkan aplikasi:
Busa PU (fleksibel/kaku) → Kelas standar (≥95%)
CASE (pelapis, perekat, bahan penyegel, elastomer) → Tingkat kemurnian tinggi (≥98%, kadar air rendah)
Penstabil panas PVC → Kelas standar dengan kandungan timah yang konsisten
Penyimpanan & penanganan:
Simpan di tempat yang sejuk, kering, dan berventilasi baik (15–30°C).
Jaga agar wadah tertutup rapat – sensitif terhadap kelembapan
Hindari kontak dengan oksidator kuat.
Masa simpan: 12–24 bulan
Beracun – GHS: H302 (berbahaya jika tertelan), H312 (berbahaya jika terkena kulit), H315 (iritasi kulit), H317 (alergi), H372 (kerusakan organ, jangka panjang)
Verifikasi kualitas:
Mintalah CoA (Copy Analysis) untuk kandungan timah, kandungan air, dan asam bebas.
Periksa tampilannya – harus jernih, tidak keruh atau terdapat endapan.
7. Pertanyaan Umum
T: Untuk apa DBTDL digunakan dalam poliuretan?
A: Ini adalah katalis pembentuk gel – mempercepat reaksi antara poliol (OH) dan isosianat (NCO) untuk membentuk ikatan uretan. Dosis tipikal: 0,01–1,0% dari total formulasi.
T: Apakah DBTDL sama dengan timah oktanoat?
A: Tidak. DBTDL (organotin) adalah katalis yang lebih kuat untuk reaksi OH/NCO. Timah oktoat (stannous octoate) sering digunakan dalam busa fleksibel tetapi kurang selektif dan mendorong reaksi air-NCO (gas CO₂).
T: Apakah DBTDL beracun?
A: Ya. Senyawa organotin bersifat toksik. DBTDL diklasifikasikan sebagai:
H302 (Berbahaya jika tertelan), H312 (Berbahaya jika terkena kulit), H315 (Iritasi kulit), H317 (Reaksi alergi), H372 (Menyebabkan kerusakan organ – paparan berkepanjangan). Gunakan APD (sarung tangan, kacamata pelindung, sungkup asap).
8. Pengiriman & Pelayanan
Pengemasan: drum plastik/baja 25kg, 200kg; IBC 1000kg; tangki iso curah
Waktu tunggu: Stok tersedia: 3–7 hari; pesanan dalam jumlah besar: 2–4 minggu
Dokumentasi: CoA (kandungan timah, air, asam bebas), MSDS, TDS
Sertifikasi: ISO 9001 (bervariasi tergantung pemasok)
Pengiriman: Cairan beracun, Kelas 6.1 (UN 2810) atau Kelas 9 (UN 3082) tergantung pada konsentrasi – memerlukan dokumentasi bahan berbahaya.



